Sabtu, 19 Maret 2011

Analisa Anion-Kation


Analisis kualitatif adalah analisis kimia yang menjawab pertanyaan apa yang terkandung   dalam   suatu   cuplikan.   Analisis   ini   sangat   bermanfaat   dan merupakan langkah awal sebelum melakukan analisis kuantitatif.
Untuk  analisis  kualitatif  perlu  dilakukan  penggolongan  agar  memudahkan dalam    mengidentifikasi    ion-ion    dalam    cuplikan.    Proses    identifikasi berdasarkan pada 3 jenis reaksi utama yaitu:
1.   Pembentukan endapan berwarna, hal ini  terjadi  bila  ion  dalam  larutan bereaksi dengan suatu pereaksi pada keadaan tertentu.
2.   Pembentukan  warna  larutan  yang  karakteristik,  biasanya  menggunakan pereaksi yang selektif dan spesifik.
3.   Pembentukan gas yang ditimbulkan dari reaksi dengan asam, basa atau pereaksi yang selektif.
Pengujian kualitatif menggunakan volume yang sedikit dan pengamatannya dilakukan dengan latar belakang tempat berwarna putih.
Penggolongan anion berdasarkan sifat reaksi yaitu sebagai pengoksidasi dan pereduksi. Sedangkan untuk penggolongan  kation berdasarkan hasil reaksi dengan pereaksi tertentu, dengan demikian kation dapat digolongkan sebagai berikut:
1.   Golongan  klorida,  yakni  kation-kation  yang  akan  membentuk  endapan dengan pereaksi klorida: Ag, Pb, Hg
2.   Golongan sulfide, yakni pembentukan garam sulfida yang tidak larut atau sedikit larut dalam asam atau air, oleh kation-kation: Hg, Pb, Cu, Cd, Bi, As, Sb, Sn



3.   Golongan  hidroksida,  yakni  kation-kation  yang  membentuk  hidroksida yang sukar larut dalam air: Fe, Al, Cr, Mn
4.   Golongan  sulfida  dalam  suasana  netral  atau  basa,  yakni  pembentukan garam sulfide dalam suasana netral atau basa: Ni, Co, Mn, Zn
5.   Golongan sisa, yakni kation-kation yang tidak mengendap dengan pereaksi karbonat: NH4+, K+, Na+

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar