Kamis, 05 Mei 2011

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kecepatan Reaksi ( Kinetika Kimia)

 
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kecepatan Reaksi
1.          Sifat Dan Keadaan Zat
Pada umumnya reaksi senyawa ionik lebih cepat daripada reaksi senyawa kovalen.
Contoh reaksi:
AgNO3 + HCl --> AgCl + HNO3                                   (cepat)
CH3COOH + C2H5OH --> CH3COOC2H5 + H2O        (lambat)
Fe (sebatang) + HCl (larutan) --> FeCl2 + H2                    (agak cepat)
Fe (serbuk) + HCl (larutan) --> FeCl2 + H2                        (cepat)
2.          Konsentrasi Zat Yang Bereaksi
Makin besar konsentrasi zat-zat yang bereaksi, maka reaksi berlangsung makin cepat.
Contoh reaksi :
Zn(s) + 0.1 M HCl®ZnCl2 + H2            (I)
Zn(s) + 0.2 M HCl®ZnCl2 + H2            (II)
Reaksi (II) berlangsung lebih cepat daripada reaksi (I).

3.          Temperatur
Pada umumnya bila suhu suatu reaksi dinaikkan sebesar 10 0C, laju reaksinya bertambah dua kali. Dengan kenaikan suhu tenaga kinetik molekul bertambah sehingga gerakan molekul untuk mengadakan tumbukan makin cepat sehingga jumlah tumbukan per satuan waktu akan bertambah.
Energi aktivasi adalah energi tumbukan minimum yang dibutuhkan oleh suatu molekul untuk menghasilkan reaksi kimia. Makin besar energi aktivasi maka reaksi akan makin sukar terjadi atau reaksi makin lambat.

4.          Katalisator
Katalisator adalah zat yang dapat mempercepat atau memperlambat jalannya suatu reaksi tanpa mengubah hasil reaksi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar